maka ketika itu aku hanya berkata pada kakaku "ya Allah mba,kayaknya umrah itu enak banget ya,lisa mau deh kalo ada rezeki"
kakaku hanya mengaamiini keinginanku tersebut..
nampaknya setelah berkata demikian,tak beberapa lama kemudian dapat kabar baik kalo bapak mendapat rezeki lebih untuk pergi umrah,,namun bukan saat aku untuk pergi ke rumahNya,mengapa??
karena aku tahu seberapa besar rezeki bapakku dan siapa yang memang harus didahulukan untuk bertandang ke rumahNya. jadi saat itu aku dan kakaku yang kedua alhamdulillah cukup memahami situasi tersebut,jadi kami menerima untuk tidak ikut dahulu.
melihat bapak ibu kaka pertamaku dan kakek nenek ku bisa bertandang ke rumahNya sudah cukup membahagiakan untukku :)
hanya saja terlihat semakin dekat dengan keberangkatan mereka untuk beribadah nampak begitu banyaknya cobaan untuk mereka,terutama untuk bapakku..hanya saja entah mengapa bapak tetap tenang menghadapinya dan positifthinking,itu juga hal yang membuat aku begitu kagum padanya :')
daaaaann
kebahagian dan doaku untuk mereka yang berangkat nampak ketika mengantarnya ke bandara :)
bandara soetta :)
saat aku dan kakaku yang kedua mengantarkan keberangkatan mereka semua kebandara hati ini tetap bahagia dan tetap berharap dan bermimpi untuk suatu saat nanti bisa bertandang kerumahNya.
di setiap doaku,insyaAllah ku sematkan "ya Allah izinkanlah aku untuk bertandang ke rumahMu ya Allah" semoga doaku di ijabah olehNya,aamiin
No comments:
Post a Comment